Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran

Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran - Hallo sahabat The Wisdom of Ancient Chinese, Pada Artikel yang anda baca kali ini dengan judul Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran, kami telah mempersiapkan artikel ini dengan baik untuk anda baca dan ambil informasi didalamnya. mudah-mudahan isi postingan Artikel Tao The Ching, Artikel The Art of War, Artikel The Wisdom of Ancient Chinese, Artikel The Words of Confucius, Artikel The Words of Zhuang Zi, yang kami tulis ini dapat anda pahami. baiklah, selamat membaca.

Judul : Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran
link : Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran

Baca juga


Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran


Strategi yang digunakan :

Kenalilah medan pertempuran anda
Patuhilah hukum-hukum kepemimpinan
Bertempurlah hanya dalam pertempuran di mana anda bisa menang
Kenalilah diri sendiri; kenalilah lawan anda

Ralph E. Gomory, Presiden, Sloan Foundation, mengatakan “Kita semua diajari apa yang diketahui, tetapi jarang sekali kita di ajari apa yang belum diketahui; dan kita hampir tidak pernah mempelajari yang bisa diketahui”. Intinya adalah masih banyak informasi di luar daerah operasi kita. Mengembangkan basis pengetahuan kita akan mengembangkan cakrawala kemungkinan kita.

§ “Kenalilah Medan Pertempuran Anda”

Pengetahuan mutlak tentang tempat kejadian adalah syarat mutlak
Bunker Hill Battle Map

“Pasar” anda adalah mereka-mereka yang harus anda bujuk untuk membeli produk anda, jasa anda, atau ide anda. Untuk mengenali pasar, anda harus mendengarkan pelanggan anda. Untuk mendengarkan dengan efektif, anda harus banyak bertanya untuk menggali informasi. Inilah saatnya “tutup mulut dan mendengarkan”. Hindarilah respons-respons yang membela diri.

§ “Patuhilah Hukum-hukum Kepemimpinan”

Meraih kemenangan adalah tanggung jawab sang pemimpin

Karakteristik berikut mendefinisikan sistim komando yang baik:

  • Desentralisasi: orang mempunyai kewenangan yang dibutuhkan untuk meraih tujuan kecuali untukhal-hal yang jelas-jelas dilarang.
  • Kebebasan: untuk menciptakan kemandirian, kebebasan harus didelegasikan sampai keujung rantai komando.
  • Pemrosesan informasi: ketika para manajer senior merelakan pengendalian, mereka juga harusmerelakan arus informasi.
  • Stabilitas: hubungan antar manusia dan sistim informal memberikan stabilitas kepada struktur sistemkomando.
  • Adanya sikap saling mempercayai: interaksi dari hubungan jangka panjang menciptakan sikap salingmempercayai.
  • Kesediaan untuk memikul tanggung jawab: untuk melatih orang untuk menerima tanggung jawab, kewenangan harus didelegasikan.
  • Hak dan kewajiban komandan-komandan bawah untuk mengambil berbagai keputusan dan melaksanakannya: kebebasan diberikan untuk memungkinkan para manajer mengambil keputusandan menggunakan sumber daya yang ada untuk menemukan cara terbaik menuju tujuannya.
  • Mengantisipasikan yang tidak terduga: antisipasikanlah kemungkinan rencana-rencana itu gagal, bahwa lawan anda berprilaku tak terduga, dan bahwa unit-unit anda tidak mencapai tujuan mereka.
  • Pelatihan: setiap manajer mengelola pelatihan pegawainya.

§ “Bertempurlah Hanya Dalam Pertempuran di Mana Anda Bisa Menang”

Pahamilah dulu situasinya, lalu tentukanlah apakah sebaiknya anda bertempur dan bagaimana caranya.

Setiap eksekutif menghadapi keputusan tentang di mana dan bagaimana sebaiknya ia mengerahkan enerji dalam dua bidang utama: bidang politik dan prestasi tugas yang dibebankan kepadanya.

Halberstam menjelaskan suatu tipe ketidakfungsian dalam uraiannya tentang konflik di Ford Motor Company dalam bukunya, The Reckoning :


David Halberstam,
the author of
The Reckoning
Kekuasaan orang bagian keuangan yang semakin besar membuat orang-orang kreatif semakin rentan dibandingkan yang sudah-sudah. Sebab orang-orang kreatif itu selalu, seberapa baikpun mereka, membuat kesalahan. Tidak ada orang bagian produksi yang sempurna; untuk setiap model yang sukses, ada model-model yang paling baik dilupakan. Sebaliknya, orang-orang bagian keuangan itu hati-hati. Mereka tidak pernah diidentifikasikan dengan produk tertentu. Mereka tidak pernah harus menciptakan apapun. Dalam rapat-rapat mereka menyerang tetapi tidak pernah harus bertahan, sementara orang-orang bagian produksi selalu bertahan dan tidak pernah dapat menyerang.

Dalam menentukan di mana kita harus bertempur secara eksternal, arahkanlah orientasi anda agar terfokus kepada keefektivan. Anda tidak mungkin kuat dimana-mana; anda harus menentukan di mana anda akan mengerahkan upaya utama anda lalu menggunakan disiplin yang mengalokasikan sumber daya, secara langsung maupun tidak langsung, untuk mendukung upaya utama tersebut.

Pengujian pasar menentukan apakah sebaiknya anda lakukan serangan besar-besaran. Tujuan utama anda dalam suatu pengujian adalah untuk menentukan apakah konsepnya efektif atau tidak. Kita perlu efisien tetapi bukan dengan mengorbankan sumber daya yang dibutuhkan untuk meraih sukses.

§ “Kenalilah Diri Sendiri; Kenalilah Lawan Anda”

Kenalilah kekuatan-kekuatan dan kelemahan-kelemahan musuh anda

Komunikasi menjadikan dunia semakin kecil dan pesaing-pesaing dunia lebih mempunyai informasi. Awaslah terhadap pemasok yang memberitahu anda segalanya tentang pesaing anda sebab ia juga memberitahu pesaing anda tentang anda.

Mereka biasanya akan meniru gaya organisasi mereka yang sebelumnya. Mengetahui gaya pribadi para pesaing sangat mudah. Mengetahui diri sendirilah yang sulit. Penelaahan diri terjadi di tiga bidang: fisik, intelektual, dan motivasi


Demikianlah Artikel Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran

Sekianlah artikel Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran kali ini, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sampai jumpa di postingan artikel lainnya.

Anda sekarang membaca artikel Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran dengan alamat link http://oldchinesewisdom.blogspot.com/2016/11/medan.html

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sun Tzu Berbicara Tentang Medan Pertempuran"

Post a Comment